Teknologi Hybrid Bakal Diuji Di Balapan Reli Dunia

Teknologi Hybrid Bakal Diuji Di Balapan Reli Dunia – Sesudah sekian tahun lalu diperbolehkan masuk ke Formula 1 serta World Endurance Championship, tehnologi hybrid akan dipakai pada balapan kelas kakap yang lain, yakni World Rally Championship (WRC).

Dikabarkan Autosport, pada rapat FIA World Motor Sport Council yang diadakan di Paris, Jumat (14/6), mengatakan, akan mengenalkan generasi baru mobil reli berteknologi hybrid untuk kali pertamanya pada 2022 di WRC.

Siklus homologasi WRC selanjutnya akan mencakup peraturan mengenai motor listrik serta baterei yang terkait dengan hibrida. Peraturan itu akan dipakai sepanjang tiga musim.

Sesudah tiga musim hybrid berlalu, FIA buka peluang tingkatkan level hybrid serta akan dikenalkan pada 2025. Pada level baru ini disebutkan mobil mampu mendulang daya yang mungkin saja seperti ide KERS (Skema Pemulihan Daya Kinetik) pada mobil F1 dan buka kebebasan tehnis untuk tingkatkan persaingan.

Sejauh mana pergantian level itu disebutkan bergantung keberhasilan pemakaian hybrid pada tiga musim pertama.

“Mobil akan mempunyai feature suplemen skema hybrid, yang memakai elemen serta piranti lunak sama untuk tiga tahun pertama, dengan kekuatan kebebasan tehnis pada 2025. Maksudnya supaya mobil dapat berjalan memakai tenaga murni listrik di perkotaan serta menyiapkan penambahan dorongan tenaga listrik pada special stages,” jelas FIA.

Skema hybrid pada kendaraan reli akan punyai rancang bangun yang berlainan daripada konvensional, intinya sebab manufaktur harus pikirkan kehadiran baterei serta motor listrik. FIA menerangkan manufaktur diperbolehkan menggunakan body mobil produksi atau susunan rangka tubular seandainya sesuai dengan panduan WRC serta bawa komponen visual dari mobil produksi.