Seorang Kakek Tega Cabuli Cucunya Yang Masih Di Bawah Umur

Seorang Kakek Tega Cabuli Cucunya Yang Masih Di Bawah Umur – Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh mengamankan seseorang pria lansia berinisial N (70) dikarenakan dikira laksanakan pemerkosaan pada cucu kandungnya yg masihlah berumur 14 th..

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakarsa menyampaikan, dari laporan keluarga korban, perbuatan itu udah ditunaikan terus-terusan makanya korban ketakutan. Lebih-lebih pelaku selamanya meneror korban.

” Sejauh ini korban tinggal berbarengan kakek serta neneknya di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Korban dipaksa serta diancam bila berani memaparkan perlakuan pelaku yg menyetubuhinya dengan cara paksa, ” papar Bobby di Meulaboh, Rabu (20/6), seperti ditulis Pada.

Kepala Masalah Arahan Oprasional (KBO) Reskrim Polres Aceh Barat, Ipda P Panggabean memberikan, korban masihlah pelajar satu tingkat sekolah menengah pertama. Pelaku di tangkap Selasa (19/6) siang, waktu bekerja di kebun.

Menurut pernyataan pelaku, perbuatan ini dikerjakannya dikarenakan khilaf. Tetapi hasil pencarian lebih jauh, perbuatan ini udah ditunaikan berulang banyak lima kali, masalah itu terbongkar sehabis korban mengadu terhadap ayahnya berinisial H (38).

Korban telah bertahun – th. tinggal berbarengan dirumah kakek serta neneknya ini dikarenakan ibu korban udah wafat. Sesaat ayahnya bekerja diluar daerah ialah di Kabupaten Nagan Raya sebagai operator alat berat. Korban dititipkan dirumah ini.

” Sehabis terima laporan dari pihak keluarga korban, tim yg di pimpin KBO Reskrim Polres Aceh Barat berbarengan Kanit Reskrim Polsek Mereubo, Bripka Siswandi dipandu Keuchik/kepala desa setempat, lekas menuju alamat pelaku, ” tuturnya.

Selanjutnya Panggabean mengemukakan, kekerasan seksual yg paling akhir di terima korban ditunaikan kakeknya pada hari Meugang atau H – 1 lebaran Idul Fitri th. 2018, waktu ini korban juga tdk berdaya dikarenakan takut dengan ancaman pria manula ini.

Panggabean, mengemukakan, tindakan pertama kalinya yg ditunaikan kakek tdk bermoral itu waktu korban tidur sendiri di kamar, korban berpura – pura mendatangi korban serta laksanakan tindakan keji ini tanpa ada di ketahui oleh orang lain.

” Korban ketakutan diancam kakeknya, seandainya memberitahukan terhadap neneknya atau terhadap ayahnya, korban itu diancam bakal diusir dari tempat tinggal, karenanya korban menurut serta menahan rasa sakit atas perbuatan pelaku, ” tuturnya.

Atas perbuatan, tersangka N bakal dihukum sekurang-kurangnya 100 kali cambuk serta optimal 200 kali atau denda 150 gr emas atau kurungan penjara optimal 200 bln., sesuai sama Pasal 48 Qanun Aceh Nomer 6 Th. 2014 mengenai Hukum Jinayat.