Populasi China Semakin Dekat Pada Puncaknya Yang Terus Meningkat

Populasi China Semakin Dekat Pada Puncaknya Yang Terus Meningkat – Populasi China akan sampai puncaknya pada 2029 pada 1,44 miliar sebelum mengawali periode penurunan ‘tak terhentikan’, ucap satu laporan pemerintah.

Riset dari Akademi Pengetahuan Sosial Cina (CASS) membuka negara itu mesti mengaplikasikan kebijaksanaan untuk mengatasi jumlahnya tenaga kerja yang makin mengecil serta populasi yang makin menua.

Ke-2 pergantian itu bisa mengakibatkan “konsekuensi masalah serta ekonomi yang begitu tidak menguntungkan,” catat laporan itu.

PBB mengestimasi sekarang ini Cina mempunyai populasi 1,41 miliar masyarakat, atau 18,41 % dari keseluruhan semua masyarakat dunia.

Sampai sekarang, Cina menempati tempat pertama negara dengan jumlahnya masyarakat paling banyak.

Akan tetapi, pada 2015 lantas, negara ini akhiri kebijaksanaan satu anak, serta mengijinkan pasangan suami istri mempunyai dua anak.

Riset ini muncul dalam Buku Hijau Masyarakat serta Tenaga Kerja yang diedarkan oleh CASS.

Jumlahnya populasi yang kerja saat ini mandek, catat laporan itu, sesaat tingkat kesuburan yang rendah akan mengakibatkan permasalahan selanjutnya.

Pada pertengahan era ini, populasi di Cina diprediksikan akan turun jadi 1,36 miliar – dengan penurunan jumlahnya tenaga kerja mendekati 200 juta masyarakat.

Bila tingkat kesuburan masih rendah, populasi dapat turun serendah 1,17 miliar pada tahun 2065.

Studi ini pula memprediksi kenaikan tingkat ketergantungan, yang bermakna pembagian orang yang tidak kerja seperti orangtua serta anak-anak makin banyak.

Walau pelonggaran kebijaksanaan satu anak akan menolong mengakhiri permasalahan ini dengan periode panjang, akan tetapi dalam periode pendek itu akan membuat semakin banyak tanggungan, menurut laporan itu.

Prediksi awal mulanya tunjukkan populasi lanjut usia Cina dapat sampai 400 juta pada 2035, naik 240 juta daripada tahun 2017.