Polri Menghimbau Terhadap Orang Supaya Bijak Dalam Terima Info

Polri Menghimbau Terhadap Orang Supaya Bijak Dalam Terima Info – Kepala Kepolisian Wilayah (Kapolda) Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Luky Hermawan turun ke Sampang memonitor keadaan teranyar di Mapolsek Sampang, Madura, Kamis (23/5) . Didapati Mapolsek itu hangus dibakar selesai amuk massa pada Rabu (22/5) malam.

Luky mengklarifikasi peristiwa yang memicu tempat polisi itu dibakar. Menurut informasi yang berkembang, massa bertanya sejumlah temannya di Jakarta yang diberitakan diamankan.

” Sesuai sama berita, ada satu diantaranya tokoh agama Madura yang tak dapat keluar dari Thamrin memohon didoakan, ” kata Luky disertai rombangan petinggi Pemkab serta Pemprov di Sampang, Kamis (23/5) .

Gosip itu tersebar di Madura termasuk juga di Pamekasan serta Sampang yang berakhir pada demonstrasi oleh beberapa ratus massa di Tempat Kepolisian Resor ditempat. Di Pamekasan keributan demo sukses diredam.

Gosip itu nyata-nyatanya merambat ke Sampang. Dalam hari itu massa bergerak mendatangi kantor Komisi Penentuan Umum (KPU) ditempat serta beberapa mendatangi Mapolsek Tambelangan.

Sebelum peristiwa kebakaran, tokoh agama ditempat bernegosiasi dengan massa di Kota Sampang. Akan tetapi massa lain di Tambelangan mendadak mendatangi Tempat Polsek serta membakarnya.

Gosip itu, papar Luky nyata-nyatanya tak benar. Ulama Madura yang diberitakan diamankan di Jakarta didapati dalam situasi baik-baik saja serta telah pulang.

” Orang terhasut. Walau sebenarnya insiden yang sebetulnya tak ada Ulama Madura yang tertangkap di Jakarta, ” tuturnya.

Luky menghimbau terhadap orang supaya bijak dalam terima info. Orang diimbau tak ringan terhasut serta terpancing. Sampai-sampai situasi dapat dikontrol.

Dikabarkan awal kalinya, Mapolsek Tambelangan Sampang, Jawa Timur dirusak serta dibakar massa, Rabu (23/5) lebih kurang waktu 21. 00 WIB. Terlihat, beberapa mobil dinas serta kendaraan lain yang terparkir di Mapolsek hangus terbakar.

Banyaknya massa yang tidak sama dengan polisi membuat tindakan massa tidak bisa dikontrol. Sebelum dibakar, massa mengakibatkan kerusakan Mapolsek secara melemparinya dengan batu.