Polisi Tangkap 3 Pencuri Pagar Pembatas Tol di Pasuruan

Polisi Tangkap 3 Pencuri Pagar Pembatas Tol di Pasuruan – Persekutuan pencuri besi pagar pengaman atau pembatas jalan tol di Pasuruan diringkus. Dari beberapa aktor polisi mengamankan 32 besi guard rail.

Ke-3 terduga adalah masyarakat Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Mereka Samsul Rahwan (40) masyarakat Desa Lemahbang, Misbahul Huda (30) serta Ardiyanto (31) masyarakat Desa Kalirejo.

Ketiganya diringkus selesai satu minggu sesudah mengambil beberapa puluh pagar grill di U Turn Jalan Tol Pandaan-Gempol KM 49 yang termasuk juga Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

“Di tempat ini mereka mengambil 32 besi pagar grill,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Sempurna Yogantara, Kamis (24/1/2019).

Tindakan dikerjakan pada 19 Januari kemarin. Waktu sore hari tol tengah sepi, mereka hadir ke tempat serta masukkan beberapa puluh pagar grill ke mobil.

Tanda bukti yang ditangkap diantaranya 9 batang besi roda, 26 batang besi pipa, 18 batang besi plat totalnya berharga Rp10 juta. Diluar itu, satu mobil Avanza serta 3 buah kunci inggris pun diambil alih polisi.

“Beberapa terduga dijaring masalah 363 KUHP. Ancamannya 7 tahun penjara,” pungkas Dewa.

Persekutuan pencuri besi sarana tol di Pasuruan yang diringkus polisi nyatanya spesialis. Sekurang-kurangnya mereka telah berlaga di tiga tempat.

Mereka sempat mengambil di dua titik Tol Pandaan-Malang. Masing di lokasi Purwosari serta Lawang.

Paling akhir, pada 19 Januari lantas, mereka kembali mengambil beberapa puluh pagar grill di U Turn Jalan Tol Pandaan-Gempol KM 49 yang termasuk juga Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Polisi menguber beberapa terduga sesudah mendapatkan laporan pihak pengelola tol.

Ke-3 terduga adalah masyarakat Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Mereka Samsul Rahwan (40) masyarakat Deaa Lemahbang, Misbahul Huda (30) serta Ardiyanto (31) masyarakat Desa Kalirejo.

Ketiganya dijaring masalah 363 KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan. Mereka ditangkap optimal 7 tahun bui.