Pesawat Kargo Atlas Air Jatuh di AS, Saksi: Bagian Depan Lebih Dulu Menabrak Teluk

Pesawat Kargo Atlas Air Jatuh di AS, Saksi: Bagian Depan Lebih Dulu Menabrak Teluk – Pesawat kargo Atlas Air dengan nomer penerbangan 3591 rute Miami-Houston jatuh dalam suatu teluk dekat Anahuac, Texas. Ada 3 orang yang dimaksud ada dalam penerbangan itu.

Minggu (24/2/2019), moment ini berlangsung pada Sabtu siang. Pesawat bertipical Boeing 767 itu dioperasikan buat Amazon.

Sheriff dari County Chambers Brian Hawthorne mengemukakan beberapa saksi mata menyebutkan pesawat itu jatuh dengan sisi hidungnya lebih dahulu menabrak teluk.

Pihak Amazon menyebutkan belasungkawa pada beberapa kru pesawat serta keluarganya. “Pikiran serta doa kami bersama-sama kru penerbangan, keluarga serta rekan-rekan mereka bersama-sama semuanya team di Atlas Air saat tragedi yang mengerikan ini,” papar wapres senior operasi global Amazon Dave Clark.

Video yang diambil di area oleh wadah lokal tunjukkan puing-puing di teluk. Tampak sepotong bahan yang kelihatannya tampilkan sisi dari logo Amazon.

Hawthrorne mengemukakan area kecelakaan ada di tanah rawa serta pihak berwajib sudah lihat beberapa barang termasuk juga seprai, kemeja wanita serta kotak kardus di teluk. Penerbangan ini kehilangan kontak dari radar serta radio kurang lebih 30 mil samping tenggara dari arahnya, Bandara George Bush Intercontinental Houston.

“Penyelidik FAA (Federal Aviation Administration ) tengah dalam perjalanan ke area kecelakaan, serta Dewan Keselamatan Transportasi Nasional sudah diberitahu,” kata jubir FAA Lynn Lunsford.

NTSB ( National Transportation Safety Board) mengemukakan pihaknya berkirim team ke area kecelakaan pada Sabtu malam dari Washington D.C.

Pihak Atlas Air menyebutkan ke-tiga orang yang berada pada dalam pesawat itu adalah prioritas buat diketemukan. Pihaknya akan berikan kabar seterusnya apabila ada perubahan.

“Beberapa orang itu serta bagian keluarga mereka merupakan prioritas khusus kami sekarang,” kata perusahaan itu dalam satu pengakuan.

“Atlas Air bekerja sama-sama seutuhnya dengan FAA serta NTSB. Kami dapat mengubah demikian kabar penambahan ada,” sambung pengakuan itu.

Pihak Boeing, yang menghasilkan pesawat itu, mengemukakan prihatin atas moment itu. Pihaknya bakal akan berikan pemberian dalam proses evakuasi serta pengumpulan bukti-bukti kecelakaan itu.

“Kami prihatin dengan keselamatan tiga orang yang dilaporkan ada di pesawat. Kami siap berikan pemberian yang diperlukan,” catat pihak Boeing dalam satu pengakuan.