PDAM Ambil Sampel Air dari Lima Desa di Magetan yang Diduga Picu Gatal-gatal

PDAM Ambil Sampel Air dari Lima Desa di Magetan yang Diduga Picu Gatal-gatal – Teror gatal-gatal selesai mandi nyatanya telah dirasa masyarakat Magetan di tujuh desa. Pihak PDAM kni telah ambil sampel air dari lima desa buat diperiksa.

” Kita kerjakan pemungutan sampel air yg disangka jadi pemicu perasaan gatal selesai mandi itu. Buat team telah kita terjunkan ke tempat, ” kata Direktur Pokok PDAM Kabupaten Magetan Welly Kristanto kala dihubungi Kamis (25/4/2019) .

Menurut Welly, sampel air diambil petugas PDAM dari sembilan rumah masyarakat yg menyalahkan perasaan gatal. Sembilan rumah itu menyebar di lima desa di tiga kecamatan.

” Buat pemungutan sampel air di sembilan titik tempat yg diresahkan perasaan gatal selesai mandi. Sembilan titik itu di lima desa di tiga Kecamatan. Ialah Kecamatan Kawedanan, Bendo serta Sukomoro, ” ujarnya.

Di Kecamatan Kawedanan, sampel air diambil dari tiga desa. Ialah di Desa Ngadirejo satu titik, Rejosari dua titik serta Tulung satu titik. Dan di Kecamatan Bendo ada dua titik pemungutan sampel ialah di Desa Belotan. Lalu tiga titik tempat sample air di Kecamatan Sukomoro ada di Desa Pojoksari.

” Air yg telah kita mengambil kelak kita jeli dengan menyertakan team pakar dari Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) . Secepat-cepatnya kelak dapat didapati apa dikarenakan dari air PDAM atau dari yang lain, ” imbuhnya.

Berkaitan jumlahnya konsumen setia PDAM di beberapa desa yg menyalahkan gatal, Welly malas menuturkan. ” Yg diambil sampel cuma yg laporan saja. Lantaran yg gunakan sumur ada juga yg ngeluh gatal, ” tuturnya.

Seperti data yg dikumpulkan, lima desa yg masyarakatnya rasakan gatal-gatal ialah Desa Pojoksari, Belotan, Tulung, Rejosari serta Ngadirejo. Ke lima desa itu telah terdata PDAM.

Akan tetapi salah seseorang netizen di Kelompok Facebook Berita Magetan memberitakan jika masyarakat Desa Karangrejo serta Selorejo di Kecamatan Kawedanan alami gatal-gatal selesai mandi.