Mengapa KPU Ganti 4 Digit Dengan Bintang?

Mengapa KPU Ganti 4 Digit Dengan Bintang? – Komisi Penentuan Umum (KPU) mengadakan rapat transparansi Rincian Pemilih Masih Hasil Perbaikan (DPTHP) dengan Bawaslu serta dua tim peserta pemilihan presiden 2019, yaitu tim Jokowi-Maruf Amin serta Prabowo-Sandiaga.

“[Rapat ini] menjadi pilihan sebab rekan-rekan partai kesusahan untuk tahu lebih detil berkaitan data,” tutur Komisioner Komisi Penentuan Umum RI, Viryan Aziz di Kantor KPU RI, pada Kamis (13/12/2018) malam.

Di kesempatan rapat kesempatan ini, KPU akan buka empat digit berbintang yang ada pada NIK pemilih.

“Mengapa KPU ganti 4 digit dengan bintang? hanya untuk mengawasi kerahasiaan,” katanya kembali.

Viryan ikut menuturkan, jika mulai besok (14/12/2018) sampai mendekati Pemilu 2019, semua peserta pemilu bisa mengecek DPT setiap waktu.

Namum dengan catatan, kontrol itu cuma dapat dikerjakan di kantor KPU pusat serta tidak dapat dibawa pulang.

Peserta pemilu yang akan mengecek DPT dapat mendatangi Kantor KPU pusat pada pukul kerja serta akan dilayani oleh sisi Data serta Info KPU.

“[Tujuan rapat ini] Supaya pastikan segi keterbukaan KPU pada peserta pemilu,” katanya kembali.