Klopp Harus Telan Ludah Sendiri

Klopp Harus Telan Ludah Sendiri – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp mengakui bila dia udah mengubah pikirannya pada komentar biaya transfer beberapa pesaingnya. Klopp sudah sempat berujar bila club yg ikhlas mengeluarkan banyak dana buat beli satu pemain benar-benar tidak logis.

Klopp juga memberikan dia tidak peduli apabila orang memikir dia munafik buat komentar-komentar itu sehabis membayar biaya rekor buat dua pemain sejak awal 2018. Penjaga gawang Alisson masuk dengan Liverpool awal minggu ini dalam sebuah perjanjian beberapa hingga sampai 65 Juta Pounds atau sekitar Rp 1, 2 triliun.

Harga itu membuatnya jadi rekrutan big-money terkini buat geser ke Anfield dalam 12 bulan terakhir, ikuti Virgil van Dijk (75 Juta Pounds atau Rp 1, 3 triliun), Naby Keita (53 Juta Pounds atau Rp 988 miliar), Fabinho (44 Juta Pounds atau Rp 836 miliar) dan Alex Oxlade-Chamberlain (40 Juta Pounds atau Rp 760 miliar).

Mula-mula Klopp sudah sempat bicara menentang biaya transfer yg tinggi pada Juli 2016 sehabis Manchester United menggelontorkan dana 89, 3 juta Pounds atau sekitar Rp 1, 6 triliun buat diberi tanda tangan Paul Pogba dari Juventus.

Klopp memberikan bila dirinya akan ” mengerjakannya secara tidak sama ” bahkan apabila dia punyai dana sama dengan itu. Di kala itu, dia juga memberikan bila buat berlomba di laga tidak memanglah perlu mengeluarkan jumlah dana yg besar.

Namun bicara pada pertemuan pers yg diambil dari ESPN, Minggu (22/7/2018), pelatih 51 tahun itu menekankan bila selangkah terkini ini ditangani buat memberikannya kesuksesan buat Liverpool dalam mengarungi laga pada musim 2018/2019.

” Itu masalahnya beberapa waktu terakhir ini. Mungkin saja saja banyak orang memikir bila saya adalah seorang munafik. Terserah dengan apa yg mereka pikirkan. Tidak ada yg akan melupakan pengucapan saya di kala itu. Di sisi lain, itu masih agak benar. Saya tidak bisa pikirkan dunia akan berganti sama dengan itu dua 1/2 tahun yg tempo hari. 89 Juta Pounds adalah angka hilang ingatan, ” kata Klopp.

” Sejak mulai itu dunia udah berganti keseluruhnya. Saya yakin kini kami udah diberi tanda tangan kiper benar-benar mahal. Ini adalah awal dari jendela transfer. Akan ada banyaknya transfer bagus buat ikuti. Tanggung jawab saya adalah agar club ini bisa sesukses mungkin saja saja. Bukan saya yg menggerakkan pikiran saya dan memberikan kami tak mau beli pemain atau membayar uang besar buat beberapa pemain. Liverpool seterusnya tidak sukses di akhir musim tempo hari, ” jelas sisa pelatih Dortmund itu.

” Kami punyai team yg demikian bagus. Buat meningkatkannya butuh harga yg mahal. Pemain yg benar-benar baik di banding kami tidak sabar buat diambil. Anda harus menjunjung kontrak dengan club anda. Namun apabila Anda tertarik pada pemain itu, Anda harus cobalah dan membawa mereka masuk. Kala kami yakin tentang perihal itu, terima kasih Tuhan, pemiliki club sangat percaya bila tim ini butuh team yg baru, jadi mereka memberikan mari kita rekrut beberapa pemain, ” ujar pelatih berpaspor Jerman itu.

” Kami tidak peduli apa yg dipikirkan dunia di sekitar kami, seperti Man United tidak peduli dengan apa yg saya terangkan. Itu cuman petunjuk saat itu. Apa saya mengubah petunjuk saya? Ya. Itu benar. Namun benar-benar baik mengubah petunjuk Anda di banding tidak sudah sempat memilikinya. Itu saja, ” katanya.