Gambaran Gangguan Mental Seseorang

Jakarta Cacat negatif seringkali keluar pada seorang dengan masalah jiwa atau disabilitas mental. Terlebih dengan mereka yang lakukan kekerasan.

” Ini adalah cacat yang mengagumkan. Karna umumnya orang dengan disabilitas mental jadi yang seringkali alami kekerasan, ” kata Yenni Rosa Damayanti, ketua Perhimpunan Jiwa Sehat, didapati

” Mereka seringkali dihina, diejek, dibuang batu, dikucilkan dari sekolah, di keluarkan dari sekolah, tidak di beri pekerjaan, dipasung, dimasukkan di panti, diikat di rantai, jadi kuli dsb. Kekerasan yang mereka alami itu mengagumkan, ” lebih Yenni.

Walau bagaimanapun, kekerasan mereka kadang-kadang tidak dipandang pelanggaran. Seakan-akan orang dengan masalah jiwa sah diperlakukan sesuai sama itu.

Ini berlainan saat ada satu atau dua orang yang lakukan pidana, hal itu jadi ramai di orang-orang.

Yenni menyebutkan, banyak orang-orang yang berasumsi disabilitas mental atau masalah jiwa yaitu aib.

Walau sebenarnya menurut data World Health Organization (WHO), tutur Yenni, ada sekitaran 1/2 sampai 1 % dari keseluruhan masyarakat Indonesia yang alami masalah jiwa.

” Orang-orang mesti dapat ganti fikiran ini. Miliki masalah jiwa itu bukanlah akhir dunia, ” lebih Yenni.

Menurut dia, dengan pertolongan medis, sosial, ekonomi, yang pas, pasien masalah jiwa dapat berprestasi sama dengan orang yang lain.