Gagalnya Penyelundupan Baby Lobster Jambi-Singapura

Gagalnya Penyelundupan Baby Lobster Jambi-Singapura – Dittipiter Bareskrim Polri gagalkan penyelundupan bening lobster dari Jambi ke Singapura. Nilai jual beberapa ratus ribu benih lobster itu capai Rp 17 miliar.

” Ini kerugiannya cukupan kurang lebih Rp 17 miliar dari benih yang ini kita telah amankan 113. 412 ekor, ” kata Wadir Tipiter Bareskrim Polri, Kombes Agung Budijono, di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019) .

Kasubdit IV Dittipiter Bareskrim Polri, Kombes Parlindungan Silitonga, mengemukakan pengungkapan itu dilaksanakan pada 1-3 Juli lalu di daerah Jambi. Sesudah mendapatkan laporan mengenai tersedianya penyelundupan benih lobster dari Bengkulu ke Singapura lewat Batam, polisi langsung mencari arah yang dilalui aktor.

Dua kendaraan minibus yang dimanfaatkan aktor sukses dicegat di Jalan Pattimura, Kota Jambi. Kala itu 2 orang terduga langsung diamankan, yaitu Mark Tan Cheng Chu Feng serta Hasan.

Hasil dari peningkatan, polisi tangkap dua terduga lain, Bagyo Chandra serta Teng Cheng Ying Keene. Teng Cheng adalah masyarakat Singapura yang bertindak jadi konsumen.

” Teng Cheng Ying Keene masyarakat negara Singapura, sebagai pemodal atau konsumen benih lobster, ” kata Parlindungan.

Dua terduga paling akhir diamankan di Batam, Kepulauan Riau. Banyak terduga mengakui benih lobster itu bakal dikirim ke Vietnam sesudah tiba di Singapura.

” Paketannya telah diberikan oksigen, tahan mungkin ke Singapura dapat 8 jam, selamatlah. Infonya ini dari Singapura diterbangkan ke Vietnam, ” tangkisnya.

Polisi mengambil barang untuk bukti berwujud dua unit mobil yang dimanfaatkan aktor buat mengangkat benih lobster serta handphone punya aktor. Banyak terduga dijaring kasus 88 Undang-undang nomer 31 tahun 2004 mengenai Perikanan. Mereka terancam hukuman penjara 6 tahun serta denda Rp 1, 5 miliar.