Fakhri Husaini Di Larang Menjadi Narasymber Oleh PSSI

Fakhri Husaini Di Larang Menjadi Narasymber Oleh PSSI – Eks pelatih Tim nasional Indonesia U-16, Fakhri Husaini, berubah menjadi satu diantaranya narasumber Mata Najwa PSSI Dapat Apakah? PSSI melarang ia datang.

Fakhri gak menjabat apa pun di PSSI Sehabis kontrak jadi pelatih Tim nasional Indonesia U-16 habis. Tempatnya lantas ditukar oleh Bima Sakti.

Pria yang karyawan PT Pupuk Kal-tim Bontang itu pun gak naik kelas. Pelatih Tim nasional U-19 lowong. Sesaat, pelatih Tim nasional U-023 dipercayakan terhadap Indra Sjafri.

Dalam periode tengah gak diikat PSSI itu, Fakhri diundang Mata Najwa yg muncul di Trans7 jadi narasumber. Namun, Sekjen PSSI, Ratu Tisha, melarangnya.

Fakhri gak sama pendapat. Ia terus datang di acara Mata Najwa.

” Ada ketaksamaan saran yg tajam, serta saya mengaku itu. Contoh, saya dilarang-larang ada ke Mata Najwa. Yg ngelarang ada tiga orang yg telpon sebelum saya pergi ke Mata Najwa, yg paling akhir telpon serta panjang itu Sekjen. Hampir satu jam telpon, ” kata Fakhri terhadap pewarta, Rabu (26/12) .

” Ia berikan kami ini ini pun diundang namun kami tak ingin ada. Senantiasa bila dapat coach Fachri tidak perlu datang kesana. Saya menyebutkan pertimbangannya apakah? Saya pun bukan sisi dari PSSI kembali lantaran kontrak saya udah habis lantaran kontrak saya usai siapa-siapa saja yg ngehubungin saya tak ada relevansinya dengan PSSI, ” kata Fakhri.

” Saya berikan ke Tisha, saya tak sekali kedua kalinya diundang TV namun saya tak datang lantaran yg ngundang acaranya kurang menarik serta saya tengah tidak berada pada Jakarta serta ada kerjaan yang wajib saya lakukan, ” ujarnya.

Fakhri punyai argumen kuat buat penuhi undangan Mata Najwa itu. Ia menilaia da korelasi dengan pembinaan umur muda.

” Bila Mata Najwa saya diundangnya untuk saya menarik, bunyinya efek match fixing pada pembinaan umur muda bila ini saya tak datang, saya punyai kepentinngan disana, ” kata Fakhri.

” Ia menyebutkan tak datang lantaran risau kami disana cuman jadi pembantaian saja. Bila kalian tak datang senantiasa PSSI memang tak dibantai orang. Saya menyebutkan ada saja saling saya saya pun tak bodoh-bodoh sekali yg bagus dibuat PSSI pun tidak bisa saya menyebutkan tak baik, ” ujarnya.

” Serta faktanya tempo hari tak ada saya tak menyerang PSSI. Mungkin salah satu yg dikira menyerang itu lantaran salah satunya dari dua exco itu tak kenal Vigit namun saya kenal itu dikira beda, ” kata Fakhri.