Disnakan Ciamis Pastikan Persediaan Hewan Kurban Aman

Disnakan Ciamis Pastikan Persediaan Hewan Kurban Aman – Dinas Peternakan serta Perikanan Kabupaten Ciamis pastikan persediaan hewan kurban aman. Keperluan hewan kurban di Ciamis rata-rata tiap-tiap tahunnya sampai 5 ribu ekor yang terbagi dalam 3 ribu sapi serta 2 ribu domba.

” Kami telah lakukan pendataan di sejumlah titik peternak serta penjual hewan kurban di lokasi Ciamis, di pastikan aman tercukupi. Di Ciamis ini keperluan umumnya masih 5. 000 ekor, ” tutur Sekretaris Dinas Peternakan serta Perikanan Kabupaten Ciamis Otong Bustomi dikantornya Senin (6/8/2018).

Ia menyampaikan persediaan hewan kurban terutamanya sapi di Ciamis semua dihadirkan dari luar daerah, seperti Jawa serta daerah Kupang, Nusa Tenggara Timur. Masalahnya populasi sapi di Ciamis masih tetap termasuk rendah.

” Keseluruhan populasi sapi cuma 11 ribu ekor, dalam setahun cuma membuahkan 600 ekor sapi. Sedang keperluan daging sehari-hari di Ciamis sampai 15 ekor. Jangankan untuk kurban, untuk keperluan sehari-hari tidak memenuhi, jadi dihadirkan dari luar, ” jelas Otong.

Sedang untuk hewan ternak domba di Ciamis masih tetap memenuhi, tak perlu menghadirkan dari luar daerah. Bahkan juga telah dapat mensuplai ke luar daerah. Peternak domba menyebar di daerah Rancah, Rajadesa, Sukamantri serta Tambaksari.

” Tetapi di Ciamis umumnya kurban sapi, walau sebenarnya tidak mutlak mesti sapi, dapat domba atau kambing. Jadi ini pekerjaan kami untuk merubah pemikiran penduduk. Walau sebenarnya domba kolestrolnya lebih rendah dari sapi, ” papar dia.

Menurut dia harga hewan kurban di Ciamis diperkirakan alami kenaikan sampai 10 %. Sapi yang umumnya di jual Rp 16, 5 juta saat ini jadi Rp17, 5 juta.

” Harga sapi di Ciamis biasanya alami kenaikan 10 %, tetapi itu lumrah karena memang pemesanan alami penambahan. Dari yang paling rendah Rp 15 juta sampai yang paling tinggi Rp 80 juta, ” papar dia

Kontrol hewan kurban, Dinas Peternakan serta Perikanan baru akan melakukan pada 14 Agustus 2018 yang akan datang. Oleh petugas di tiap-tiap Unit Tehnis di daerah. Kontrol dari mulai kesehatan hewan kurban, usia s/d type kelamin.