Bocah SD di Garut Jual Bakso Tahu Keliling Agar Dapat Uang Jajan

Bocah SD di Garut Jual Bakso Tahu Keliling Agar Dapat Uang Jajan – Erwin Penting (7) , bocah kelas 2 sekolah basic asal garut harus terpaksa berjualan bakso tahu untuk bisa uang untuk jajan. Dia menanggung gerobak punya tetangganya. Penghasilannya satu hari Rp 5 ribu.

Erwin berjualan semenjak pagi sampai siang hari. Sembari pergi ke sekolahnya di Madrasah Iftidaiyyah Al-Muttaqien, Cigedug. Sebelum ketujuan sekolahnya yang jaraknya cuma 200 mtr., dia berkeliling-keliling dahulu telusuri perkampungan-perkampungan.

Akan tetapi gaji yang didapatkan jauh dari kata pantas. Dia cuma mendapatkan uang Rp5-6 ribu saja hasil dari dagang. Meski sebenarnya, ia harus berjalan serta menanggung beban tanggungan yang beratnya lebih kurang meraih 8-10 kilo-gram.

” Buruhna aya lima rebu, genep rebu. Kangge jajan weh (Penghasilannya Rp5-6 ribu. Buat jajan saja) , ” kata Erwin.

Erwin mengatakan tidak malu dengan apa yang ia lakoni, walau teman-temannya sendiri di sekolah sebagai konsumen ia. Dia mengatakan sempat diejek dikarenakan berdagang. Erwin mengemukakan arahnya cuma untuk mengurangi beban orang-tua.

” Keliling jualan. Tidak malu, ” ujarnya.

Perjalanan berjualan Erwin sendiri diawali waktu orang tuanya, Uyu serta Imas merantau ke luar kota awal tahun 2019 lalu yang memaksakan Erwin untuk tinggal bersama dengan bibinya di Garut.

Erwin lalu akan memutuskan untuk menunjang ibu-bapaknya mencari uang. Dia menentukan jadi tukang bakso tahu supaya mendapatkan uang untuk jajan supaya tidak selamanya meminta pada orangtuanya.