Berbatov Beri Komentar Sekaligus Nasihat Terkait Paceklik Gol Lukaku

Berbatov Beri Komentar Sekaligus Nasihat Terkait Paceklik Gol Lukaku – Romelu Lukaku tengah paceklik gol di Manchester United. Dimitar Berbatov memberikan komentar sekaligus juga nasehat berkaitan keadaan penyerang Belgia itu.

Perform Lukaku jauh dari memuaskan satu bulan paling akhir. Dia tidak cetak gol dalam delapan laga berturut-turut di semua pertandingan.

Akhir kali Lukaku membobol gawang lawan berlangsung pada pertengahan September, saat Manchester United menang 2-1 atas Watford di Liga Inggris.

Penyerang Belgia itu baru cetak empat gol untuk MU sejauh musim ini berjalan. Perihal ini dipandang seperti salah satunya fakta Setan Merah tampil kurang menggigit serta masih tetap duduk di rangking ke-10 klassemen Liga Inggris.

Menurut Dimitar Berbatov, Lukaku minim membuat gol sebab ia malah tidak lakukan beberapa hal simpel yang harusnya dikerjakan seseorang penyerang: masuk ke kotak penalti.

“Saya ketahui ia tidak berhasil bikin gol dalam delapan laga. Tetapi, masukan padanya kelihatannya tidak adil. Seperti yang Jose Mourinho katakan, ia kerja keras untuk team. Akan tetapi, perihal semacam itu mungkin tidak sukses buat dia,” kata Berbatov.

“Ia begitu ingin tampil mengesankan hingga lakukan semuanya terlalu berlebih. Serta itu membuat tidak lakukan beberapa hal sederhana di kotak (penalti). Ia mungkin malah jadikan susah beberapa perihal. Bukan suatu yang Anda harap waktu lihat ia tidak diduga muncul disamping kiri pertahanan seperti selasa lantas (pertandingan Liga Champions),” lebih bekas penyerang MU itu.

MU akan melawan Everton pada pertandingan Liga Inggris akhir minggu ini. Laga ini dipercaya Berbatov menjadi arena unjuk potensi MU sesudah kalah 0-1 dari Juventus serta ditahan 2-2 saat menantang Chelsea.

“Itu bukan pertandingan yang baik (waktu MU kalah dari Juventus). Mereka mesti berkembang di semua ruang lapangan. Tetapi, team ini miliki manajer serta beberapa pemain yang miliki tekad untuk kembali lakukan semuanya dengan benar,” kata Berbatov.